Bahasa Inggris Kunci Keberhasilan Mahasiswa Penerima Bidik Misi IAIN Manado untuk Menjadi Mahasiswa yang Unggul dan Progresif

ICNews – IAIN Manado, 23 Januari 2017. Ada tiga aspek menurunnya prestasi mahasiswa di zaman Modern sekarang ini seperti kurangnya pemahaman dalam berbahasa, sedikitnya mahasiswa membuat forum diskusi atau kajian ilmiah dan hingga banyaknya mahasiswa yang GAPTEK akan teknologi.
Tiga hal tersebut merupakan masalah yang harus dihadapi bersama, mencari jalan keluar dan solusi agar terciptanya mahasiswa yang aktif, progresif dalam menyikapi tiga hal tersebut.
Bahasa merupakan elemen penting dalam kehidupan umat manusia. Karena bahasa merupakan alat komunikasi untuk berinteraksi satu sama lain. Itulah mengapa bahasa menjadi salah satu faktor krusial dalam kehidupan bermasyarakat di dunia karena bahasa merupakan sebuah jati diri.
Bahasa Inggris adalah salah satu elemen penting yang harus dikuasai. Mahasiswa yang tidak mengusai bahasa Inggris maka dia akan ketinggalan bahkan akan kalah dalam persaingan di dunia pendidikan.
img_20170122_215910Menyikapi akan hal tersebut, maka pengelola Bidik Misi IAIN Manado mewajibkan mahasiswanya untuk bisa menguasai bahasa Inggris dengan mengadakan pembelajaran bidik misi yaitu kursus bahasa Inggris yang sering dilaksanakan setiap minggunya. Kursus bahasa Inggris adalah salah satu program dari bidik misi, yang diikuti oleh mahasiswa penerima bidik misi angkatan 2014, 2015, 2016 dimana selain menerima pembelajaran kursus bahasa Inggris, mahasiswa bidik misi juga menerima pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ).
Selasa dan Sabtu adalah jadwal kursus bahasa Inggris yang harus dan wajib untuk diikuti oleh setiap mahasiswa penerima bidik misi IAIN Manado dengan berkerjasama antara pihak LTC dan Pengelolah bidik misi.
“Dengan pebelajaran ini diharapkan agar mahasiwa bidik misi mampu bersaing dengan mahasiswa lainnya, dengan adanya pembelajaran ini juga diharapkan mahasiswa bidik misi bisa meningkatkan pemahaman bahasa Inggris dan mengikuti TOEFL yang menjadi persyaratan dalam melanjutkan S2.” Ujar DR. Evra Willya, M.Ag selaku pengelola Bidik Misi.
Selain itu, pengelolah bidik misi Wakil Rektor III Bid. Kemahasiswaan dan Kerajsama, DR. Evra Willya, M.Ag menyampaikan “bahwa mahasiswa penerima bidik misi adalah mahasiswa yang harus lebih unggul dibanding mahasiswa lainnya. Karena mahasiswa penerima bidik misi adalah mahasiswa pilihan yang dibiayai oleh negara. Maka, dari itu diharapkan dengan adanya pembelajaran ini baik kursus bahasa Inggris maupun pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an mampu meningkatkan kualitas belajar dan kemampuan mahasiswa bidik misi.” Tutupnya
(Tio dan Cicin)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *