Prodi MPI : Pengembangan Spiritual Leadership di Dunia Pendidikan Islam

IAIN ManadoICNews, Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Menyelenggarakan Kuliah Tamu dengan Tema:  “Spiritual Leadership Dalam Peningkatan Mutu Lembaga Pendidikan Islam Di Era Revolusi Industri 4.0” di Aula Gedung Kuliah Terpadu Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado Lt. 4 (23/4/2019) pukul 07.30 wita.

Narasumber yang dihadirkan adalah ketua dan  sekretaris umum perkumpulan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam. Kuliah tamu ini dihadiri oleh Dekan FTIK, Kaprodi MPI, beberapa dosen dan beberapa mahasiswa dari fakultas lain.

“Spiritual Leadership harus dikedepankan oleh pemimpin – pemimpin kita, baik di tingkat nasional maupun di tingkat daerah. Mahasiswa maupun dosen harus mengedepankan mental spiritual, karena dengan  seperti itu insha allah apa yang kita tuju akan kita dapatkan”. Ujar Bapak Dekan dalam sambutannya.

Saat ini pemimpin yang dibutuhkan adalah orang yang bisa menjadi agen perubahan, yakni orang yang mampu melaksanakan tugas usaha perubahann sosial.  Fungsi agen perubahan ialah sebagai mata rantai komunikasi, untuk menjadi tangguh, kita harus mampu mengelola ego.

Mahasiswa MPI itu harus ada rasa KOPI ( Kreatif, Optimis, Produktif, dan Inovtif). Kreatif – memiliki daya cipta berdasarkan kecerdasan dan imajinasi, Optimis – orang yang selalu berpengharapan baik dalam menghadapi segala hal, Produktif – menerapkan ilmu-ilmu yang telah di dapat.  Inovatif, berinovasi dalam memimpin.

Ada tiga tahapan manajer yaitu,

(1) Low Manajer,

(2) Middle Manajer,

(3)Top Manajer.

“Mahasiswa MPI harus memiliki wawasan supaya bisa menjadi agen perubahan, supaya bisa menjadi manajer handal, pemimpin yang berkarakter, harus memiliki motivasi, harus sukses dan intelegensinya harus mendukung dan percaya diri”. Kata Ibu Dr. Sri Rahmi, MA

“ketika kita berhasil ucapkanlah Alhamdulillah, ketika gagal pun kita harus mengucapkan Alhamdulillah. Orang spiritual itu tidak boleh fatalis, orang agama kok malas – malasan”. Kata Bapak Dr. Zainal Arifin, M.Si

Kuliah tamu ini berakhir dengan beberapa pertanyaan dari mahasiswa, acara ini dihadiri oleh 100 orang mahasiswa. (Adinda dan Dewi)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *